Thursday, 20 March 2008

Supply Chain Management Workshop Series: Milk Run Delivery


Nowadays, Supply Chain Management becomes a concern of many companies to success their improvement as there are several waste coming from these chains. By reducing all waste in these chains, company will get more benefit. These benefits are speed and responsiveness to customers, reducing inventories, reducing costs, improving customer satisfaction, and also Supply Chain as a competitive weapon.
Supply chains that want to grow and continue to improve must adopt lean. Lean is a cooperative process for survival and for success. Lean concepts require an attitude of continuous improvement with a bias for action. A lean supply chain is proactive and plans for the unexpected by positioning all resources for effectiveness. Downturns in demand can be addressed without layoffs or significant productivity losses. A lean supply chain is one that produces just what and how much is needed, when it is needed, and where it is needed.

Gaining visibility into your transportation operations all the way from raw materials vendors to your end customers will open the door for communication, process development, and management skills that can be leveraged in other areas like inventory management and procurement. A bonus is that many of the more advanced supply chain visibility tools gaining rapid acceptance in the marketplace are either part of a suite of applications that combines Warehouse Management System (WMS) and Transportation Management System (TMS) functions or have transportation management and optimization as their base functionality. This acknowledges the fact, that transportation is the critical bond to upstream and downstream links in your supply chain.

Transportation strategy should not drive how and when product is delivered. Rather, customer expectations need to be fully understood, and transportation strategies must be developed to meet these expectations with optimal inventory levels. Transportation strategy and tactics must support Lean inventory strategies. This will undoubtedly change the transportation methods of the organization. For example, a focus on truckload movements and transportation load building based on economies of scale may not support the customer experience. Products are generally not consumed by the truckload or even a skid at a time. Rather, small quantities are often preferred to meet consumption needs. Lean transportation means proactively reviewing transportation modes, matching mode to inventory strategies and customer expectations. Less than truckload (LTL) shipments are being replaced by frequent ground package shipments or multiple stop milk runs to gain control, visibility and delivery stability. Past paradigms of transportation “givens” must be rethought and reviewed to ensure that inventory and customer requirements are driving transportation methods.

Milk Run is one of the advanced delivery concepts that can improve your transportation management system. Milk Run Delivery means a routing of a supply or delivery vehicle to make multiple pickups or drop-offs at different locations on a regularly scheduled basis.

by : TeamKita

TeamKita - Supply Chain Management Consulting


About us
The Success called us TeamKita. We are a new established consulting, training, and workshop bureau. Our specialties are Supply Chain Management, Control Engineering, and Software Developer. We deliver continuous improvement into our costumers. Our members have so many experienced to bring good value on your company, your environment, and of course on you.

Schedule
· Day 1. In class Training: Planning Overview
· Day 2. In class Training: Operation Overview
· Day 3. Workshop: Milk Run Planning
· Day 4. Workshop: Milk Run Operation and Safety Concern

Outline
· Lean Supply Chain Management paradigm
· Planning : job flow, volume calculation, route grouping and decision,

..dock schedule, time line study, and supplier negotiation
· Operation overview : supplier negotiation, docking preparation, 3rd party logistic,

..trucking management including loading-unloading handling and
..tools and equipment preparation
· Exercise and case study

Facilitator
Our member experienced in handling milk run delivery for Toyota and Daihatsu

Investment

Personal .....................: Rp 6.000.000,00
Group .........................: Rp 50.000.000,00 (10 member)
Bank account ..............: Bank Muamalat KCP Surakarta

Account Number ........: 901 0761299

Contact Us :
Jl. Intan V No 166, Sumur Batu,
Jakarta Pusat—10640
Ekhsan.... [08567051716] / [021-98709388]
Rifky....... [08157753357] / [021-94122074]
Dayat...... [021-92683518]

Email...... teamkita@gmail.com
Blog....... http://teamkita.worldpress.com


Kirei – 1st employees

Satu minggu sudah, Gerai kecil ini berdiri, dan dalam peringatan 1 minggu berdirinya Kirei [ dalam bahasa Jepang = Cantik ] kami berhasil mendapatkan karyawan pertama. Satu lagi langkah yang dengan resiko akan menggaji, memikirkan jatah libur, memberi kepercayaan dan akhirnya juga merupakan rekan kerja yang akan menjalankan operasional Kirei sehari – hari.

Prosesnya lumayan panjang juga. Penuh dengan perdebatan, hingga akhirnya menemukan seorang pilihan yang cocok dan layak. Awalnya kita nyari –nyari dari seorang teman yang kebetulan punya beberapa Gerai – Handphone di Sentra Business Harapan Indah. Dari temen ini, kami di sodori setumpuk nama – nama yang pastinya sangat asing bagi kami. Tapi alhamdulillah dengan insting rekan – rekan yang lain ( dan juga istri -istrinya ) dapat juga orang yang tepat untuk di percaya sebagai rekan kerja untuk menjalankan operasional Kirei.

Evaluasi minggu pertama, lumayan sepi, tapi sudah banyak orang yang dtang untuk menanyakan ini dan itu. Aku anggap sebagai sebuah prestasi yang bagus. Tidaklah mudah membuat seseorang untuk mencoba mampir dan melihat – lihat apa yang kita punya. Dan Alhamdulillah ada juga akhirnya barang yang terjual.

Belum bisa dikatakan untung, dan memang target bulan pertama sampai sekitar dua-tiga bulan bukanlah untuk mencari untung dulu, tapi bagaimana menarik dan membuat pasar respon tehadap apa yang ada di gerai ini. Kita wajib untuk berusaha, hasil akhir akan seperti apa itu adalah kehendak sang Khalik, tapi setidaknya dengan proses yang sebaik – baiknya tentunya akan ada harapan untuk bisa memperolah hasil yang baik juga.


22:17
Jakarta, March 09, 2008

Ayat – Ayat Cinta

Bulan ini, ramai sekali orang membicarakan sebuah Film berjudul “ Ayat – Ayat Cinta “. Film ini diangkat dari sebuah nivel laris dari karya emas Habiburrahman El Shirazy. Jujur saja, Novel karya Kang Abik ini, adalah novel pertama yang bisa membuat saya menangis. Dan sekaligus merasa haru dan iri dengan apa yang didapat Maria ( salah satu tokoh yang ada dalam novel ). Di akhir hidupnya dia mendapat-kan hidayah dari 4JJI yang akhirnya dia mendapatkan Khusnul Khotimah. Tanpa mengesampingkan kisah romantis nan dramatis yang dialami oleh sang tokoh utama yang di gambarkan begitu Perfectionist, dan sangat ideal ( Fahri ), tapi di akhir kisah, petikan kata – kata “Maria” membuat tubuh ini merinding dan bergetar hebat “ Aku masih mencium bau Surga, wnginya masuk kedalah sukma, aku ingin masuk ke dalamnya. “, dalam hati sempat terbesit…. Apakah aku yang bodoh dan kotor ini akan bisa merasakan perasaan yang dilukiskan “Maria” [?], ( entah… hanya 4JJI dan waktu yang bisa menjawab )

Bicara mengenai Film-nya sendiri, dari sudut pandang orang awam yang sama sekali tidak mengerti apa itu sebuah Film, aku anggap cukup baik. Dan backsound yang digunakan juga mampu membawa si Penikmat film terbawa kedalam alur yang coba untuk di visulisasikan ke dalam cerita. Film yang aku bilang adalah film romance ini memang asli romantis, apalagi dengan suguhan cerita Poligami dari si Fahri,. Secara penggarapan saya anggap halus, cuman terkadang beberapa bagian terkesan dipaksakan dan terlalu terburu – buru untuk di selesaikan. Ada bagian – bagian yang sebenarnya bisa di explore, tapi ternyata hanya sekilas. Bahkan kadang malah sama sekali tidak nyambung. Disamping exploitasi akan keindahan Mesir yang sama sekali kurang, film ini juga sekali lagi, lebih condong ke pesan romance dari pada ke Agamis-nya. Disini sangat terlihat memang, bahwa karya mas Hanung memang sengaja di buat beda dengan cetira di Novel. Bagaimanapun juga Film ini saya anggap sebuah karya besar, karena dalam sejarah film Indonesia, belum ada yang sesukses ini mencuri perhatian penonton dan pecinta film, dari mulai anak – anak, ABG, sampai Ibu-ibu pun tertarik untuk menyaksikan film ini. Bahkan sampai ada seorang temen yang sangat bernafsu sekali sama film yang satu ini, sepertinya dia bener – bener tersentuh dengan apa yang di critakan di dalamnya.

Selamat dan sukses ajalah buat Kang Abik sama mas Hanung, semoga kelak entah kapan aku bisa menciptakan sebuah sesuatu sehebat anda berdua…. [Amin].


00:33
Jakarta, March 09, 2008

Kirei – Launch ( Selimut Jepang )

Alhamdulillah,… syukur ya 4JJI,….
Hari ini sebuah karya kecil dari sebuah mimpi yang awalnya hanya angan telah sedikit terwujud. Bearawal dari motto yang ingin di capai tahun ini “ mewujudkan semua impian “ dan dengan dukungan dari beberapa rekan yang memiliki semangat dan angan – angan yang sejalan, akhirnya sebuah kios kecil berhasil kami buka.
Tidak terlalu besar memang, dan mungkin belum bias dikatakan akan menghasilkan sesuatu yang sangat besar, tapi ini aku anggap sebuah langkah awal dari cita – cita yang da di angan – angan.
Perjuangan yang tidaklah mudah, karena dengan rutinitas kerja yang begitu luar biasa padat, dan semangat yang sering mengendor, namun ternyata kami bisa saling mendorong dan memberi tambahan semangat antara satu dengan yang lain.


Kalo mengutip ungkapan salah satu rekan yang menyatakan, merasakan perasaan gembisa yang tidak bisa terungkap, mungkin apa yang aku rasakan tidak-lah jauh berbeda.
Kios ini hanyalah berisi beberapa lembar selimut Jepang, yang kami dapat dari seorang Bapak, yang bisa kami anggap sebagai guru yang membantu mengarahkan apa yang harus kami lakukan. Beliau ini sekarang sudah resign dari tempatnya bekerja untuk berkonsentrasi di wirausaha, karena ternyata beliau mendapatkan kepuasan tersendiri dan memperoleh “penghasilan” yang lebih baik dari ketika dia menjadi seorang karyawan di perusahaan.
Produk lain yang ada di gerai kecil ini adalah Sarung Samarinda. Sarung ini langsung di “import” dari tempatnya berasal di Kalimantan. Lewat hubungan ( sekali lagi…. Secara tidak sengaja….) yang dijalin baik sejak ramadhan tahun kemarin, maka produk ini dengan bangga kami hadirkan di gerai ini. Dengan kualitas no. 1 ( insyaallah yakin…. ) yang aku buktikan sendiri saat barang itu aku bawa ke tanah kelahiranku waktu lebaran ‘Idul Fitri ( ternyata mendapat tanggapan yang di luar dugaan ).

Bulan pertama ini, Gerai ini tadak lah mempunyai target yang tinggi, sekali lagi, ini adalah langkah awal yang akan diikuti oleh langkah – langkah besar yang lain (… insyaallah…. Dengan ridho 4JJI dan ibu/bapak kami ). Target utama adalah on-line marketing yang sekarang sedang dirintis, dan Launching kali ini adalah sebuah pengenalan ke public bahwa “ kami punya sesuatu yang bisa anda beli dan anda butuhkan……

Visit Us @ : kireishop.blogspot.com
e-mail : kireishops@gmail.com

22:15
Jakarta, March 02, 2008

Cetoy Corp. [3] – snack Daurah

Pagi Belumlah merekah, angin masih begitu dingin. Alam masih berdzikir halus ke sang pencipta. Begitu juga dengan jiwa yang penuh dosa ini, masih asyik ber-muhasabah dan mengharap ridho-Nya, seperti halnya pepohonan yang bergoyang pelan terhembus angin malam.
Pagi itu adalah sebuah pembuktian bahwa kita tidak hanya bisa merencanakan sesuatu, tapi bisa menjalankan dengan semangat kebersamaan dan kekompakan yang telah terjalin selama beberapa tahun.

.
Awalnya memang tidak ada greget sama sekali, namun di bawah bendera “ C’toy “ kami punya gawe untuk bisa menyediakan snack untuk acara daurah yang diadakan di perusahaan kami.
Thanks to brother “ Erick “ yang dengan semangat ’45 pagi - pagi dini hari jalan dengan menahan kantuk dari tempat tinggalnya menuju ke Jakarta. Dan dengan tambahan bantuan dari 2 orang bidadari cantik ( meski belum berdandan, ternyata tetap terlihat anggun ), kita menembus pagi untuk bergulat dengan ramainya suasana parapenjual makanan kecil di “Pasar Senen”.
Seru juga, menyaksikan mereka yang sudah pagi – pagi buta mencari rizki yang telah dilimpahkan 4JJI ke muka bumi. Dan kebanyakan mereka melakukan dengan wajah yang berseri – seri, sekakan – akan tidak menampakkan kelelahan akibat aktivitas yang telah mereka lakukan sejak dini hari. Di area yang sebenarnya tidak begitu luas, mereka masing – masing menjajakan dagangannya, bahkan tidak jarang antara saling pedagang saling membantu, tanpa ada perasaan bahwa anatara satu dangan yang lain saling bersaing merebut pembeli.
Kurang lebih satu setengah jam, kami mencari – cari dan memilih, yang terbaik dan dengan harga semurah mungkin. Untungnya ada mama Faim, yang ternyata jago juga untuk menawar dengan insting ala Jawa-nya.
Pagi itu juga snack itu di kemas rapi dan sekaligus langsung di bawa dan tepat waktu sampai ke tujuan. Tidak begitu special memang, tapi ini sudah membuktikan bahwa kami masih se-solid dahulu. Dan ungkapan “ omong doank ” yang begitu lekat dengan perjalanan kelompok kecil ini tidak-lah terbukti.


23:30
Jakarta, March 01, 2008