Sunday, 9 December 2007

Indo Vs Malay

Fuiihh......
Ramai kali beberapa bulan terakhir ini, hubangan antara saudara ( yang katanya serumpun ) ternyata belakangan malah saling hujat, dan saling memprovokasi, entah dari mana asalnya dan kapan itu pertama kali terjadi, sebenernya masih perlu di pertanyakan. Review sedikit aja, kalo nggak salah, di tahun 1960-an ( tepatnya sih sekitar 1962 - 1966 ) pernah terjadi hal serupa, yang akhirnya hapir terjadi perang saudara besar-besaran, bahkan telah dilakukan penyusupan oleh TNI untuk menyerbu Malaysia, tapi syukurlah perseteruan itu bisa mereda.
Kalo di sisi saya sebagai anak bangsa Indonesia, jujur mungkin saya akan membenci setengah mati sama Negara satu itu... tapi dalam lubuk hati terdalam terbesit ke kaguman dan ucapan Salut luar biasa to Malay...( Why ??? )
Malaysia merdeka dengan cara di beri kedaulatan oleh Inggris, dahulu sebenarnya berkiblat ke Indonesia, awalnya banyak pemuda-pemudi Malaysia yang belajar dan menimba Ilmu di Indonesia dan mereka bertebaran di beberapa Universitas di negeri kita ini, dapat di katakan walaupun sebernya belum mewakili, Indonesia-lah yang mengajari Malaysia, Namun coba sekarang kita tengok, Tingkat Perekonomian maupun kondisi ketatanegaraan, mereka bisa di bilang berada di atas kita ( belum mewakili juga... hanya opini pribadi ). Bukti nyata adalah saat dunia di guncang dengan krisis ekonomi, yang hampir seluruh dunia terutama Asia terkena imbasnya. Mereka lebih dulu survive dari Indonesia. Satu Fakta lagi, jumlah pelajar indonesia yang belajar di Malaysia lebih banyak dari pada jumlah pelajar dari Malaysia yang belajar di indonesia. Bahkan pencapaian emas Sea Games kontingen Malaysia ternyata di atas kontingen Indonesia ( note aja, dulu pasukan mereh putih jadi Raja di Asia Tenggara ).
Dan Sekarang, Ramai banget di beritakan kalo Malaysia banyak mematenkan budaya asli Indonesia menjadi atas nama Malaysia, entah-lah dari mana dasar-nya. Yang jelas di benak saya, ada hal aneh disini. Kenapa Malaysia berani melakukan itu ?? Ada yang mengadu domba dua negara yang serumpun ini kah ?? Ada hubungannya nggak ya dengan kemajuan Islam, yang kalo boleh di bilang di Indonesia dan Malaysia merupakan negara dengan mayoritas Islam terbesar dan mampu melahirkan profesor-profesor di bidang Saint yang begitu kuatnya memeluk Islam ?? ( wallahu 'alam.... hanya opini pribadi ).
Yah... ini hanya opini aja, dan nggak didukung dengan data - data kongkret, cuman sepertinya hal ini harus disikapi dengan kepala dingin, kalo tidak bisa jadi kejadian 1960-an akan terjadi, dan yang akan sengsara pastinya dan tidak lain adalah rakyat di dua negara ini, dan tentunya pihak yang menginginkan hal itu terjadi akan tertawa lebar dengan tanpa dosa.....
Mudah-mudahan para elite politik negeri ini bisa bertindak se-bijaksana mungkin, sehingga tidak memperparah atau memperkeruh situasi... Amin.

No comments: